Berapa banyak kalori yang saya butuhkan saat menyusui?

dot bayi

Dot orthodontic huki –  Banyak ibu bertanya-tanya apakah mereka harus mengikuti diet berkalori tinggi saat menyusui, tetapi jawabannya tidak. Anda dapat mengonsumsi jumlah kalori yang sama dengan yang biasa Anda konsumsi sebelum hamil: dengan melakukan ini, Anda akan dapat menurunkan berat badan ekstra yang diperoleh selama kehamilan.

Pedoman Diet untuk Orang Amerika (DGA) menunjukkan bahwa asupan kalori untuk semua wanita antara usia 19 dan 25 tahun adalah sebagai berikut:

WANITA SEDENTER: 1.800 HINGGA 2.000 KALORI PER HARI

WANITA SEDANG AKTIF: 2.000 SAMPAI 2.500 KALORI PER HARI

WANITA AKTIF: DARI 2.200 SAMPAI 2.400 KALORI PER HARI

Wanita menyusui membakar 450 hingga 500 kalori ekstra per hari, jadi hanya mereka yang tidak harus menurunkan berat badan setelah kehamilan yang harus mencoba menambah asupan kalori yang ditunjukkan di atas dengan 450-500 kalori.

Ibu yang:

MEREKA MAKAN DENGAN CARA YANG TIDAK SEIMBANG,

IKUTI DIET VEGAN (BUKAN MASALAH!) ATAU DIET KHUSUS LAINNYA,

ATAU MEREKA MEMILIKI MASALAH KESEHATAN TERTENTU

mereka mungkin memerlukan suplemen asam docosahexaenoic (DHA) dan suplemen multivitamin untuk mendapatkan diet lengkap saat menyusui.

Berapa banyak kalori yang dibutuhkan anak saya?

Perkiraan kebutuhan kalori anak (dinyatakan dalam kalori/hari) bergantung pada usia, berat badan, tinggi badan dan jenis kelamin. Kebutuhan kalori rata-rata yang diperkirakan oleh USDA adalah sebagai berikut.

Anak laki-laki

1 SAMPAI 3 BULAN: 472-572 KALORI / HARI

4 SAMPAI 6 BULAN: 548-645 KALORI / HARI

7 SAMPAI 9 BULAN: 668-746 KALORI / HARI

10 SAMPAI 12 BULAN: 793-844 KALORI / HARI

Banci

1 SAMPAI 3 BULAN: 438-521 KALORI / HARI

4 SAMPAI 6 BULAN: 508-593 KALORI / HARI

7 SAMPAI 9 BULAN: 608-678 KALORI / HARI

10 SAMPAI 12 BULAN: 717-768 KALORI / HARI

KAPAN TIDAK DIANJURKAN UNTUK MENYUSUI?

Dalam beberapa kasus khusus, ibu mungkin disarankan untuk tidak menyusui, tetapi ini adalah kasus yang sangat khusus. Di antara kasus-kasus ini kami menyebutkan:

PENGGUNAAN OBAT KONTRAINDIKASI KHUSUS DALAM MENYUSUI, DIAGNOSIS DAN TERAPI BEBERAPA PENYAKIT, SITUASI KHUSUS LAINNYA.